Oleh Febryna Rizka Pratiwi
JUST COLOUR YOUR LIFE! SO SHOW IT!!
![]() |
Hidup tidak melulu soal kebahagiaan,adakalanya kita harus merasakankesedihan,supaya hidup kita bisa lebih bahagia kelak. Dan takaran kebahagiaanatau kesedihan setiap manusia berbeda-beda,bagaimana manusia itu sendirimenaggapi situasi ketika itu. Suka duka adalah bagian dari hidup,yang manasetiap manusia pasti mengalaminya,hanya saja ada beberapa manusia yang sadardan ikhlas menerima apa yang sedang terjadi pada dirinya,dan sebaliknya manusiayang tidak sadar akan apa yang terjadi,ia seakan mengutuk dirinya tengah beradadidalam keterpurukan hidup yang amat mendalam.
Bahagia bukan karena tergantung apa atau siapa yang membuat manusialainnya bahagia,tapi bagaimana manusia itu sendiri mensyukuri dan menikmatihidupnya. Walaupun terkadang manusia hidup bergantungan dengan manusia lainnya,tapibukan berarti hidupnya serba ketergantung dengan manusia lain. Manusiamembutuhkan manusia lain,tapi ingat,manusia pun membutuhkan dirinya sendiritanpa orang lain. Agar setiap manusia bisa mencintai dirinya sendiri tanpamenyamakannya dengan manusia lain. Karena pada dasarnya manusia hidup untukdirinya masing-masing,mereka tahu apa yang dibutuhkan atau tidak untukkebaikkan dirinya.
Manusia yang telah mencintai dan mampu menguasai kendalidirinya,maka ia tahu apa yang akan ia lakukan untuk hidupnya. Apresiasi dansaling menghargai, inilah salah satu kunci manusia menemukan hidupnya,semangathidup yang tertanam didalam di setiap jiwa manusia akan timbul,ketika semuausaha yang dilakukan setiap manusia untuk menunjukkan dirinya dihargai. Dan inipula lah salah satu faktor manusia menyebabkan dirinya terperangkap kembalikedalam kegelapan kebahagiaan. Yaitu berlebihan dalam memberikan apresiasi kepadamanusia lain. Ketika manusia menghargai manusia lainnya secara berlebihan, makaakan timbul kepuasan dalam dirinya dan ia pun merasa bahagia,tapi tidak cukupsampai disitu, ketika ia puas,maka ia akan terus berusaha membuat apresiasiuntuk dirinnya sendiri,terus dan terus sampai akhirnya ia lupa,dan akhirnyaterlalu membanggakan dirinya,dan mengakui bahwa dirinya adalah yang terhebat.
Tanpa manusia itu sadari,ketika dirinya berada dipuncakkebahagiaan,ia akan menganggap bahwa hidupnya begitu indah,dan ketika manusialain berada jauh dibawah keterpurukan ia pun menganggap bahwa hidupnya begitukejam. Inilah fungsi pengendalian diri dimulai. Oleh karenanya,ketikabahagia,sadarlah bahwa sedang ada yang kesusahan,dan ketika sedangsusah,sadarlah bahwa akan ada kebahagian setelahnya. Ini sudah menjadi hukumalam dan bukan pula cerita lama. Bersyukurlah dan nikmatilah hidup apapunrasanya itu.
“karena hidup didunia adalah drama,apapun perannya lakukan danikutilah alur ceritanya dengan sepenuh hati hingga drama berakhir”
24 januari 2013

Posting Komentar